Peserta Calon Taruna/i Akpol dari Polres Nganjuk Dapat Nilai Tertinggi, Ternyata Ketahuan Bawa HP

Peserta Calon Taruna/i Akpol dari Polres Nganjuk Dapat Nilai Tertinggi, Ternyata Ketahuan Bawa HP

Penilaian Akpol

Prorakyat.co - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membuka penerimaan taruna Akpol tahun 2021 dimulai 19 Maret 2021. Setelah melalui proses pendaftaran serta verifikasi calon dan dokumen hingga proses lainnya, calon Taruna / Taruna AKPOL panitia daerah (Panda) Polda Jatim kini memasuki uji akademik mulai 3-7 Mei 2021.

Uji akademik ini salah satunya ditempatkan di SMKN 2 Kota Surabaya,Jl. Tentara Genie Pelajar No.26, Surabaya.

Selama proses uji akademik ini, ada temuan yang cukup mencengangkan. Informasi yang disampaikan kepada Prorakyat.co, terdapat peserta uji akademik calon taruna/i Akpol yang membawa handphone (HP) ke dalam ruang uji.

"Di ruang uji akademik kelas R 7, peserta calon taruna/i Akpol dari Polres Nganjuk kedapatan membawa HP ke dalam kelas saat ujian. Dia dapat nilai tertinggi dari semua peserta di R7," ungkap seorang narasumber kepada Prorakyat.co, yang mewanti-wanti agar namanya tidak disebutkan di media.

Katanya, sudah ada 3 peserta yang dipanggil sebagai saksi. Dia menduga, ada bocoran soal ujian, kemudian jawabannya dicatat di HP. Sehingga memudahkan peserta untuk menjawab pertanyaan dalam soal uji akademik calon taruna/i akpol.

"Kami harap, Propram bisa turun tangan menyelidiki ini," katanya.

Untuk diketahui, rekrutmen Taruna/i Akpol ini merupakan penerimaan calon Perwira Polri untuk menjadi Perwira Pertama Polri dengan pangkat lnspektur Polisi Dua (Ipda).

Total jumlah peserta didik yang diterima dalam penerimaan taruna Akpol tahun 2021 yakni 175 orang dengan rincian 145 pria dan 30 wanita.

Pendidikan akan dibuka 6 Agustus 2021 dan akan berlangsung selama 4 tahun. (did)