Limbah Diduga B3 Dibuang di Desa Balongbendo

Limbah Diduga B3 Dibuang di Desa Balongbendo

Limbah diduga B3 berserakan di lahan milik warga tanpa pengolahan

Prorakyat.co – Limbah ditumpuk di Dusun Semawut, Desa Balongbendo, Kec. Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Disinyalir, limbah yang dihasilkan dari pabrik furnitur tersebut dikategorikan limbah bahan berbahaya beracun (B3).

Menurut Sekretaris Umum DPP Organisasi Masyarakat Komunitas Rakyat Anti Korupsi (Ormas KORAK), Sueb, limbah diduga B3 tersebut dibuang di lahan terbuka beserta dengan tongnya. Dikhawatirkan disaat musim penghujan seperti sekarang ini, limbah tersebut bercampur air dan meresap ke dalam tanah.

Akibatnya, air sumur yang dimanfaatkan warga berpotensi bercampur limbah dan bisa membahayakan kesehatan warga. Untuk itu, Sueb mendesak Kapolres Sidoarjo untuk segera mengambil langkah hukum sesuai peraturan Undang Undang terhadap pelaku pembuangan limbah diduga B3 tanpa izin pengelolaan tersebut.

“Diduga kuat, limbah itu berasal dari pabrik furniture PT II yang berlokasi di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Limbah ini jadi masalah yang menjadi penyumbang kerusakan lingkungan, terlebih limbah itu terdapat kandungan bahan kimia yang cukup tinggi dan berbahaya,” terang Sueb.

Sueb menyesalkan, begitu banyak transportir atau perusahaan yang belum menyadari dan memahami betul tentang tata cara penanganan limbah tersebut. Sehingga lahan warga jadi sasaran pembuangan tanpa mempertimbangkan dampak lingkungannya.

“Padahal sudah jelas aturannya, di Undang-Undang mengamanatkan agar setiap orang/badan usaha yang menghasilkan limbah bahan berbahaya dan beracun (LB3) wajib memiliki Izin Pengelolaan LB3. Atau perusahaan yang mengelola limbah B3 wajib punya izin,” kata Sueb. (did)