KARMA AHOK

KARMA AHOK

“Siapapun dapat berbuat zolim, maka hadapi kezoliman dengan iklas,”

Oleh : Parlindungan Sitorus, SH.MH

Ketua Umum ORMAS KORAK

 "Percayalah, sebagai penutup. Jika kamu menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Maha Kuasa, Maha Esa. Saya akan buktikan, satu per satu dipermalukan. Terima Kasih," ujar Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai 2017 silam. Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di persidangan tahun 2017 lalu kembali viral.

 Kini kalimat Ahok yang menyebut “satu per satu dipermalukan” terbukti. Buktinya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ditahan terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan. Bukan hanya itu FBI pun turut dibubarkan. Bukan itu saja, beredar kabat mantan Ketua HMI yang turut mendesak agar Ahok ditahan adalah salah satu korban kecelakaan pesawat Sriwijaya bersama isteri dan mertuanya.  

 Hal yang sama juga dialami oleh, Gus Nur, penyidik Bareskrim Polri menangkap Gus Nur di kediamannya yang berlokasi di Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10) dini hari.   Penangkapan terhadap Gus Nur dilakukan atas dugaan tindak pidana terkait menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan terhadap NU melalui akun YouTube Munjiat Channel pada 16 Oktober 2020 lalu.

 Sesuai surat Ditreskrimum nomor : B/4094/X/2020/Ditreskrimum yang ditandatangani Patoppoi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat kembali menetapkan Habib Bahar sebagai Tersangka Penganiyaan supir taksi. Diduga Bahar menganiaya sopir taksi itu karena mengantarkan istrinya terlalu malam. Peristiwa itu diduga dilakukan Bahar di sekitar kediamannya sendiri.

Pada Kamis (3/12) sekira pukul 04.00 WIB, Ustaz Maaher juga ditangkap oleh tim Siber Bareskrim Polri. Penangkapan tersebut disaksikan langsung oleh istrinya. Maaher ditahan di Rutan Bareskrim Polri dengan tuduhan melanggar pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Tentu masyarakat mengetahui, nama-nama tersebut adalah yang sangat berambisi agar Ahok ditahan. Yang akhirnya, Ahokpun harus mendekam dalam perjara. Belakangan, Maruf Amin mengaku menyesal menjadi saksi di persidangan kasus Ahok. Ma'ruf Amin Minta pun, minta maaf dan beliau terselamatkan.

Tanpa kita sadari, terkadang zalimi akibat termakan berita hoax dan informasi yang menyesatkan. Kita, hanya suka mengambil kulitnya tanpa mendalami isinya. Terlebih, yang menyampaikan cucu Nabi. Kita langsung percaya dan yakini, yang disampaikan cucu Nabi tersebut adalah keberanaran.

Memang, umat Islam dianjurkan untuk memuliakan dan menghormati para ahlul bait atau keturunan Rasulullah SAW. Ahlul bait merupakan keturunan suci Rasulullah SAW yang memiliki ikatan nasab, mereka adalah keturunan Fathimah sampai hari kiamat. Demikian yang dijelaskan Imam Nawawi dalam Syarh Al-Muhadzdzab. Namun, bukan berarti kita wajib mengikuti langkahnya bila salah.

Enak betul rasanya dilahirkan dari garis keturunan Nabi Muhammad SAW. Dihormati sejak dalam kandungan, terpandang sejak gema tangisan pertama, dan dianggap golongan yang diistimewakan bahkan ketika belum bisa mengucap sepatah katapun. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi Muhammad Quraish Shihab penulis Tafsir Al-Misbah. Sejak kecil Quraish selalu berusaha menunjukkan diri bahwa ia bisa seperti sekarang bukan karena keistimewaan garis keturunannya, melainkan karena kerja keras, perilaku sehari-hari, dan pemikiran-pemikirannya yang mencerahkan dan meneduhkan.

Jauh berbeda dengan prilaku Rizieq Shihab yang dalam kotbahnya selalu saja menghasut jemaat untuk memusuhi pemerintah, membunuh Pendeta dan mencaci maki dengan kata-kata, “Kurang Ajar”, “Ngoblok” dan kata-kata cacian lainnya. Beredar videoa, Habib Riziew mendoakan supaya segala keburukan menimpa para pendukung Ahok.

Dalam video berdurasi 45 detik itu, Habib Rizieq tampak sedang berorasi memanjatkan rangkaian doa yang diamini oleh para pendukungnya. "Dibikin susah hidupnya, seretkan rezekinya, jangan berkahi nafkahnya, jangan sembuhkan penyakitnya, biar dapat penyakit yang belum ada obatnya," kata Habib Rizieq dengan entengnya.

Belum selesai, Habib Rizieq juga menambahkan dua harapan untuk lima doanya tadi. Ia mendoakan agar pendukung Ahok bagi yang perempuan ditinggal nikah lagi oleh suaminya, sedangkan bagi yang laki-laki ditinggal lari oleh istrinya.

Pesan dari penulis, “Siapapun dapat berbuat zolim, maka hadapi kezoliman dengan iklas,”.