Telan Biaya Rp.40 Milliar Segera Dibuka Wisata Lengkap di Mojokerto

Telan Biaya Rp.40 Milliar Segera Dibuka Wisata Lengkap di Mojokerto

Komisaris Utama PT. Prasasti Arya Wisata Parlindungan Sitorus, SH.MH

Reporter : Aji

MOJOKERTO - PRO RAKYAT

Prasasti Arya Wisata (PAW) dipercaya untuk membuka wisata lengkap di Mojokerto. Dengan nuasa perkampunagn kerajaan Mojopahit, wisata ini diberi nama Prasasti Mojopahit. Diperkirakan program ini menelan biaya lebih kurang Rp.40 Milliar.

Dihubungi kru media ini, Komisaris Utama PT.PAW Parlindungan Sitorus, SH.MH menerangkan di lahan seluas 5 hentar tersebut pihaknya akan membangun, panggung hiburan rakyat, taman, tempat bermain anak, kuliner, pasar tradisional, kolam pacing, kolam renang, pijet reflekis, sauna, perkantoran, padepokan (gedung serbaguna), kebun petik buah, out bound, wisata berburu dan tak lupa lahan parkir yang luas.

"Target kami, pembangunan wisata itu bisa selesai pertengahan 2021," kata Parlindungan Sitorus,SH.MH saat dihubungi kru media ini, Rabu (18/11).

Lebih lanjut Parlin yang juga berprofesi sebagai Advokat ini menjelaskan bahwa nuasa wisata yang akan dibangun berupa perkampungan rakyat Mojopahit. "Target kami pengunjung dari kelas bawah dan kelas atas. Karna itu, untuk tiket masuk kami gratiskan, "terang Parlin.

Ditemui terpisah, Direktur Utama PT.PAW Prasasti Sektina, SE mengatakan pemerintahan Joko Widido (Jokowi) memiliki beberapa program unggulan yang menjanjikan, salah satunya meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui sektor prioritas di bidang Infrastruktur dan Pariwisata.

“Pariwisata dianggap sangat vital untuk pembangunan ekonomi di negara miskin maupun maju, karena dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan bisnis lain, dan dapat mendorong pemerintah daerah membangun dan memelihara infrastruktur dan obyek wisata,” kata Prasasti Sektina,SE.

Keseriusan pemerintah ini, masih kata Sasti panggilan akrab Prasasti Sektina,SE ditandai dengan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) No. 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Melalui Perpres ini, pemerintah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur transportasi, listrik dan air bersih guna menunjang pengembangan kawasan pariwisata unggulan.

"Kami mendukung program pak Jokowi. Sehingga harapan kami, muspida setempat segera dapat merealisasikan perijinan yang kami butuhkan," kata Prasasti Sektina, SE.

Prasasti menambahkan bahwa pihaknya juga akan menggandeng masyarakat setempat dan investor lokal. "Semua pihak yang ingin turut berpartisifasi akan kita libatkan dan semoga awal Januari 2021, pembangunannya segera dapat dilaksanakan," tandasnya.

Untuk diketahui, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) mendukung pencapaian target 20 juta turis asing berkunjung ke Indonesia di 2019. Dukungan Ditjen Cipta Karya dan KemenPUPR, pada umumnya didasarkan amanat RPJMN 2015-2019 bidang infrastruktur, yaitu terpenuhinya penyediaan air minum dan sanitasi untuk kebutuhan dasar, dan terwujudnya kota tanpa permukiman kumuh.

Dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal dan pariwisata, Ditjen Cipta karya menetapkan dua jenis dukungan. Pertama, sebagai pelaku langsung ekonomi, yang mencakup penyediaan ruang terbuka publik/hijau, pengembangan gedung hijau, dan mendorong ekonomi lokal melalui penyediaan infrastruktur (P2KP dan PISEW). 

Kedua, sebagai pendukung pengembangan ekonomi, antara lain meliputi penyediaan infrastruktur permukiman pada kawasan ekonomi kreatif (air minum, sanitasi, jalan lingkungan), penerapan NSPK Banguan Gedung, dan Fasilitasi Pemda melalui program Kota Hijau dan Kota Pusaka.

Selain itu, Presiden juga meminta agar jajarannya membenahi infrastuktur penghubung kawasan wisata, seperti terminal, bandara, runway, dermaga pelabuhan, dan lainnya. Jokowi pun meminta menterinya agar segera menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Sebab, terdapat potensi besar pariwisata yang dapat menarik berbagai wisatawan baik mancanegara dan domestik.

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta agar disediakan fasilitas layak bagi pengunjung di berbagai tempat wisata yang akan dikembangkan. Karena itu, ia menginstruksikan pemerintah daerah untuk turut melakukan pembenahan fasilitas-fasilitas umum.

Pengembangan pariwisata menurut Jokowi, juga perlu didukung dengan kemampuan sumber daya manusia yang baik. Sebab itu, Jokowi meminta agar diselenggarakan pelatihan terhadap para karyawan hotel, pedagang, dan masyarakat lainnya untuk meningkatkan pelayanan terhadap wisatawan.

Jokowi meminta agar promosi destinasi wisata baru ini dilakukan secara besar-besaran. Sehingga masyarakat mendapatkan manfaat dari pengembangan destinasi wisata di daerahnya.

Kerja keras Presiden Jokowi perlu dukungan berbagai pihak dari seluruh rakyat Indonesia, yang harus didasari oleh kebersamaan dan semangat berbagi manfaat, untuk sama-sama memajukan daerah-daerah yang memiliki potensi wisata yang akan dikembangkan di masa yang akan datang.

Dengan seringkali kita bertukar informasi mengenai lokasi-lokasi wisata terbaru di Indonesia melalui media sosial, dan media internet seperti website, akan sangat membantu pemerintah dalam mempromosikan dan mengembangkan destinasi wisata di Indonesia.

Yuk, kita kenalkan potensi wisata nusantara ke dunia!

 

Reporter : Efianto, SH