Gelapkan Mobil Oknum PPA Reskrim Polres Lamongan Resmi Diadukan

Gelapkan Mobil Oknum PPA Reskrim Polres Lamongan Resmi Diadukan

Parlindungan Sitorus, SH.MH

SURABAYA - PRO RAKYAT

Reporter : Aji

Dua warga Lamongan, Saipul Sulun warga Dusun Suci Desa Suci Kecamatan Manyar dan Ahamad Muntohari warga Jl. Pancur Kidul Desa Pandan Pancur Kecamatan Deket resmi mengadukan Fransen Santoso Sujono Oknum Polri bertugas di Unit Reskrim PPA Polres Lamongan. Oknum Polri berpangkat Bintara resmi diadukan karena di duga gelapkan 34 mobil rental.

Parlindungan Sitorus, SH.MH selaku Kuasa Hukum kedua warga Lamongan ini membenarkan telah mengadukan oknum Polri tersebut ke Polda Jatim. “Oknum ini telah nyata-nyata mencoreng institusi Polri,” kata Parlindungan Sitorus, SH.MH, saat ditemui di kantornya Jl.Pandegiling No.246 Surabaya, Senin (16/11).

Lebih lanjut Parlin menjelaskan, tidak ada etikat baik dari oknum tersebut. Malah saat ini oknum tersebut tidak jelas keberadaanya. Beberapa kali korban menghubungi nomor HP terlapor namun gagal. Sebab, nomornya diduga sudah tidak dipakai. Oknum tersebut juga sudah tidak berada ditempat tinggalnya.

“Oknum ini sudah tidak berada di kediamannnya. Ini bukti tidak ada etikat baik. Sampai sekarang mobil tidak dikembalikan,” ungkapnya.

Direktur Utama Klinik Hukum Parlind’Sitorus Law Firm menambahkan bahwa pihaknya juga telah melaporkan seorang oknum Polres Lamongan lainnya berinisial “TW” karena diduga telah menerima gadai.

“Kami berharap masalah ini ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, oknum anggota Reskrim PPA Polres Lamongan berinisial FSS di duga gelapkan 34 mobil rental. Warga Jl. Kinameng Perumahan Yuana Town House RT/RW. 001/004, Desa Sidokumpul Kec./Kab. Lamongan ini terancam diadukan ke Pengamanan Internal (Paminal) dan Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jatim.

Kuasa hukum pemilik rental, Minarto,SH membenarkan terkait penggelapan mobil rental yang di duga dilakukan oleh oknum Polisi berpangkat bintara.  

“Benar mas, kami sudah mendapat kembali 28 unit, sisa 6 unit lagi yang belum kembali. Tapi, kami akan tetap melakukan  proses hukum meskipun pelakunya adalah anggota Polisi, “ kata Minarto, SH kepada kru media ini, Sabtu (16/10).

Advokat yang bergabung di Klinik Hukum Parlind’Sitorus Law Firm beralamat kantor di Jl. Pandegiling No.246 Surabaya ini menerangkan pihaknya  akan segera membuat pengaduan ke Propam dan laporan polisi di Polda Jatim.

"Proses hukum akan tetap berjalan, Kita akan segera membuat laporan Polisi dan pengaduan ke Paminal Propam Polda Jatim. Kita semuanya sama derajatnya di mata hukum, proses hukum yang kita kedepankan," ungkapnya.

Lebih lanjut Minarto, SH menerangkan korban pemilik rental bernama Ahmad Muntohari warga Jl. Pancur Kidul Desa Pandan Pancur Kec. Deket Kab. Lamongan.

“Klien saya menyewakan 34 unit mobil kepada oknum Polisi berdinas di Reskrim PPA Polres Lamongan. Namun, mobil tidak kunjung dikembalikan hingga jatuh tempo waktu sewa. Saat ditagih uang sewa, oknum polisi berinisial FSS ini minggat,” terang pria berparas tampan ini.

 

Editor : Efianto, SH