Ironi! Wartawan Dilarang Meliput Aksi Demo Karyawan Hotel Garden Palace

Ironi! Wartawan Dilarang Meliput Aksi Demo Karyawan Hotel Garden Palace

Surabaya, Prorakyat.co - Aksi demonstrasi karyawan Hotel Garden Palace kembali dilakukan pada Jumat kemarin, 21 Mei 2020. Dalam aksi itu, yang menjadi sorotan ialah upaya pihak Hotel Garden Palace menghalangi wartawan meliput aksi karyawannya di depan Hotel Garden Palace.

Pelarangan dilakukan oleh Heri Siswanto. Awalnya Heri mengaku sebagai staf Hotel Garden Palece. Namun, penelusuran dari Pro Rakyat, Heri ialah Kuasa Hukum dari Hotel Garden Palace.

Wartawan sempat berdebat dengan Heri karena tugasnya meliput aksi karyawan Hotel Garden Palace dihalangi. Namun, Heri bersama dengan Sanusi yang jadi Kepala Security Hotel Garden Palace tetap bersikukuh melarang wartawan meliput.

Alasan Heri, pemilik Hotel Garden Palace, Djaya Santoso dengan perwakilan karyawan sedang dalam proses mediasi untuk menemukan solusi. Jadi, hal itu tidak perlu diliput.

Kendati demikian, pihak Hotel Garden Palace bersikukuh, bahkan wartawan yang hadir diminta menghubungi Ketua Pengurus Karyawan Hotel Garden Palace.

"Nanti tanyakan ke Ketua Pengurus Hotel," kata Heri.

Selang beberapa jam, karyawan bersama Pemilik Hotel, Djaya Santoso saat mediasi tidak ada titik temu.

"Tidak ada titik temu atau hasil yang memuaskan," ujar Hasan, Ketua Pengurus Hotel Garden Palace.

"Jika dari pihak manajemen atau pemilik hotel, Djaya Santoso tidak bisa memenuhi tanggung jawab terhadap hak-hak kami, maka kami akan tetap berada di area HGP," tutup Hasan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, karyawan Hotel Garden Palace demo.menuntur gaji mereka dibayar selama 3 bulan, serta THR.

Selain itu, mereka menuntut uang service yang belum dibayar oleh manajemen Hotel Garden Palace. (RS)