Sumber Air Tiga Rasa Ditutup Pemilik Lahan

Sumber Air Tiga Rasa Ditutup Pemilik Lahan

Pemilik lahan H.Sugeng Hariyanto didampingi Parlindungan Sitorus,SH dan H. Moh. Budi Santoso,SH

Reporter : R.Dame Marbun, SH

 PONOROGO - PRO RAKYAT

 Sumber air tiga rasa yang dimanfaatkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kabupaten Ponorogo di Dusun Pucuk, Desa Wagir Lor, Kecamatan Jenangan, ditutup dan dipagari oleh pemilik sumber air lahan. Penutupan itu sebagai bentuk protes H.Sugeng Hariyanto selaku pemilik lahan karena PDAM dianggap semena-mena memperjualbelikan air yang bersumber dari lahan miliknya.

 "Bayangkan mas, puluhan tahun PDAM Ponorogo dengan semena-mena memperjualbelikan air yang bersumber dari lahan saya, " kata H.Sugeng Hariyanto kepada Pro Rakyat, Minggu (08/03/2020).

 Kepada kru media ini, H.Sugeng Hariyanto menerangkan, awal dimanfaatkannya sumber air tiga rasa ini dengan dibangun tandon air oleh PU Pusat pada tahun 1991. Lalu, pada tanggal 04 Juli 2014 H.Sugeng Hariyanto membeli lahan tersebut dengan bukti Akta Jual Beli Nomor : 91/JB/VII/2014 dan Nomor : 92/JB/VII/2014 yang dibuat dihadapan Notaris dan PPAT Setya Budi,SH. Kemudian, terbit Sertifikat Hak Milik nomor 421 dan 378 atas nama H. Sugeng Hariyanto.  

 “Yang menggelikan, selama puluhan tahun saya juga membeli air PDAM. Sementara,  selama belasan tahun saya yang membayar pajak bumi dan bangunannya,” keluh H.Sugeng.

 Dihubungi terpisah, Kuasa Hukum H.Sugeng Hariyanto, Parlindungan Sitorus, SH menyampaikan lahan yang diduga dicaplok oleh PDAM Ponorogo dan airnya diperjualbelikan adalah merupakan tindak pidana.

 “Kami telah mengundang Dirut PDAM Ponorogor tapi tidak diindahkan. Kami juga telah memberi peringatan dan memagar lahan yang menjadi sumber air tiga rasa,” kata Parlindungan Sitorus,SH melalui telepon genggamnya.

 Pihaknya menilai, PDAM Ponorogo tidak ada niat menyelesaikan sengketa kepemilikkan lahan sumber air tiga rasa melalui kekeluargaan. Parlin menilai tidak ada niat baik PDAM Ponorogo untuk duduk bersama membicarakan siapa pemilik lahan sumber air tiga rasa.

 “Maka kami akan segera menempuh langkah hukum. Namun, semestinya sebagai perusahaan daerah, mereka harus memperhatikan komplain warga, sebelum kami benar-benar menutup aliran air ke pelanggan,” tegas Parlin.

 Untuk diketahui, sumber air tiga rasa yang terletak di Dusun Pucuk, Desa Wagir Lor, Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo memiliki memang miliki tiga rasa yakni asam, getir, dan asin. Sejak 1991 airnya diolah sehingga terasa tawar dan dikonsumsi warga.

 Editor : Efianto, SH