Putus Aliran Listrik PLN Tuban Digugat

Putus Aliran Listrik PLN Tuban Digugat

Joekrom, SH saat mendaftarkan gugatan di PN.Tuban

Repoorter : Minarto, SH

 TUBAN - PRO RAKYAT

 Perusahaan Listrik Negara (PLN) cabang kabupaten Tuban digugat warga Perumahan Jasa Griya Tuban melalui gugatan sederhana di Pengadilan Negeri Tuban. PLN Cabang Tuban dinilai telah melakukan perbuatan melawan hukum karena telah memutus aliran listrik warga yang hanya telat 1 bulan pembayaran.

 Kuasa Hukum warga, Joekrom, SH didampingi Moch Badrul Huda,SH menyampaikan, pihaknya memilih menggugat PLN Kabupaten Tuban agar tidak semena-mena dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.

 "Gugatan ini sebetulnya untuk mengingatkan PLN agar tidak bertindak semena-mena," kata kuasa hukum warga Joekrom, SH kepada Pro Rakyat Minggu, (08/03/2020).

 Menurutnya, sebelum melakukan pemutusan PLN harus terlebih dahulu memberikan peringatan atau konfirmasi ke warga. Terlebih, ada nomor telepon tercantum di papan nama.

 “Harusnya PLN sebelum memutus, konfrimasi dulu agar konsumen pengguna segera membayar. Bukan masuk pekarangan tanpa ijin dan mengambil meteran,” tegasnya.

 Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, perkara gugatan sederhana PMH terdaftara di Pengadilan Negeru Tuban dengan nomor : 23/Pdt.G.S/2020/PN Tbn tanggal 2 Maret 2020. Sementara sidang perdana akan dilaksanakan Senin, 09 Maret 2020 pukul : 10.00 Wib. Tuntutan yang diajukan berupa, membayar ganti kerugian materiil sebesar Rp.121.800.000,- dan kerugian immateriil sebesar Rp.378.200.000.

 

Editor : Efianto, SH