Panitia Pilkades Grinting Tabrak Perbup Sidoarjo

Panitia Pilkades Grinting Tabrak Perbup Sidoarjo

Kantor Kepala Desa Grinting Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo

Reporter : Indra Gunawan

Sidoarjo-Prorakyat.co| Sesuai dengan Perbup No 5 Tahun 2016 terkait dengan peraturan penentuan tanggal dan hari pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada 19 Àpril Tahun 2020, yang akan diikuti sejumlah 173 desa di Kabupaten Sidoarjo yang akan segera di gulirkan.

Meski proses Pilkades akan di dilaksanakan pada 19 April 2020 nanti, masih banyak juga panitia pemilihan kepala desa yang masih belum paham tentang mekanisme pemilihan dan terkesan di tutup-tutupi.

Seperti halnya, Kepanitiaan Pilkades Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo dalam seleksi Bakal Calon Kepala Desa Grinting, cukup dikatakan menarik perhatian, pasalnya dalam data otentik, seperti nama pada, ijazah, kartu keluarga, atau nama kesehariannya yang tertulis pada waktu sebelumnya tidaklah sama.

Terkait hal ini Suyanto selaku ketua BPD yang membentuk Panitia pilkades Deda Grinting juga merasa dibodohi, seperti laporan kinerja Panitia hasil seleksi/vertifikasi Bacakades (Bakal Calon Kepala Desa) yang terkesan di tutup-tutupi.

" Atas dasar desakan warga terkait perbedaan nama ijazah ataupun kartu keluarga, dengan salah satu calon kades, dan keterangan terulis dari dinas, saya selaku BPD mewakili warga, sudah beberapa kali meminta hasil kinerja panitia, akan tetapi panitia sering menghindar, berusaha menutup nutupi dan menolak" ujar ketua BPD Grinting.

Terkait hal ini tokoh masyarakat yang kerap dipanggil "mbah" Rony angkat bicara.

" Menurut pandangan saya, terlihat dari kinerja panitia yang bertentangan dengan Perbup Sidoarjo Nomor 13 tahun 2016, tentang peraturan pelaksanaan peraturan daerah Kabupaten Sidoarjo nomor 8, 2015 tentang pemilihan kepala desa, pada pasal 7, Panitia berkewajiban, ayat 2, point B yang berbunyi," Panitia wajib menyampaikan setiap tahapan pelaksanaan pemilihan kepada BPD." ungkap Rony.