GMDM Gresik Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di SMA Sunan Giri

GMDM Gresik Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di SMA Sunan Giri

Siswa siswi SMA Sunan Giri foto bersama usai mendapat materi penyalahgunaan narkoba dari GMDM Gresik

Gresik, Prorakyat.co - Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM) Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Gresik, semakin intens dalam melaksanakan kegiatannya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Sasaran organisasi yang terbentuk hampir di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia ini ialah siswa siswi SMA Sunan Giri di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Pelaksanaan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ( P4GN) diikuti ratusan siswa siswi SMA Sunan Giri, yang dilaksanakan pada Rabu siang, 5 Februari 2020.

Materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan jenis-jenisnya yang disampaikan oleh Siswanto (Sekretaris GMDM Jawa Timur) mengundang antusiasme dari para siswa untuk mengetahui bahaya narkoba.

Pertanyaan demi pertanyaan terlontar, seperti bagaimana cara sembuh dari narkoba, kemana harus melapor jika ada pengguna narkoba, dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya.

"Jika ada pengguna narkoba di sekitar lingkungan kita, lapor ke perangkat desa setempat. Kepada Ketua RT, Ketua RW, atau Kepala Desa untuk bisa ditindaklanjuti. Jika merasa takut jika identitas bocor, laporkan ke GMDM Gresik, bisa juga ke BNN," ujar Siswanto.

Siswanto mengatakan, jika remaja sudah terjerumus sebagai pengguna narkona, maka dia akan sulit keluar karena ada ketergantungan. Akibatnya, tidak hanya mengancam masa depannya, tetapi juga hartanya akan habis untuk beli narkoba. Dan paling parah ialah kesehatan pelan-pelan akan menurun yang berujung pada kematian.

"Karena itu, jauhi narkoba. Ubah dengan prestasi dan kreativitas. Jika ada masalah, jangan narkoba atau minuman keras sebagai jalan keluar. Sekali mencicipi narkoba dengan dalih coba-coba, maka itu yang akan merusak masa depan adik-adik," demikian ungkap Siswanto di hadapan siswa siswi SMA Sunan Giri.

Usai pemaparan Siswanto, materi berikutnya disampaikan oleh Leonard D Nababan (Dewan Penasehat GMDM Gresik). Leo memaparkan materi tentang kenalakan rejama dan HIV AIDS di kalangan remaja.

"Di GMDM ada kegiatan positif yang bisa diikuti siapapun. Datanglah ke GMDM Gresik, menjadi anggota. Hindari perbuatan yang mengarah ke arah kriminal, misalnya minum-minuman keras, balapan liar, dan jangan merokok," ujar Leo, sapaan Leonard D Nababan.

Penyerahan piagam oleh Leonard D Nababan kepada SMA Sunan Giri 

Pada kesempatan yang sama, Ketua GMDM Gresik, Hariyono berujar, GMDM Gresik akan terus bergerak demi Gresik Bersinar (bersih narkoba). Hari menyebutkan, tingkat pengguna narkoba di Kabupaten Gresik tergolong tinggi. Maka itulah, harus ada upaya preventif supaya peredaran narkoba di Gresik berkurang.

"Tugas pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan saja tugas aparat negara, tapi tugas kita semua. GMDM Gresik takkan lelah berbuat demi menyelamatkan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba," kata Hari.

Di akhir acara, Kak Ade sebagai Duta HIV AIDS Gresik, mengajak para sahabatnya di SMA Sunan Giri agar menjauhi narkoba.

"Kita satukan tekad menjadi Gresik Bersinar," ujar Kak Ade. (*)