17 Debitur Fifgroup Tuban Terancam Pidana

17 Debitur Fifgroup Tuban Terancam Pidana

Kuasa Hukum Fifgroup Tuban Parlindungan Sitorus, SH

Reporter : R.Dame Marbun, SH

 TUBAN – PRORAKYAT.CO

 Fifgruop Tuban memastikan akan membawa debitur  nakal ke meja hijau. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penyelesaian kredit bermasalah. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Klinik Hukum Parlind’Sitorus Law Firm sebagai Kuasa Hukum Fifgroup Tuban Parlindungan Sitorus, SH.

Menurut Parlindungan Sitorus, SH mengatakan upaya hukum tersebut akan dilakukan baik melalui jalur perdata maupun pidana terhadap debitur yang terindikasi melakukan penyalahgunaan kredit maupun debitur yang tidak memiliki itikad baik untuk memenuhi kewajiban pembayaran kreditnya kepada Fifgroup Tuban.

"Saat ini kami telah memenangkan 29 gugatan sederhana di Pengadilan Negeri Tuban. Selanjutnya kami akan melakukan upaya hukum eksekusi atas putusan tersebut,” kata Parlindungan Sitorus, SH saat ditemui di Pengadilan Negeri Tuban, Rabu (08/01/2020).

 Parlin menegaskan, pihaknya juga telah melakukan percepatan penanganan kredit bermasalah melalui jalur perdata dan pidana terutama terhadap debitur yang terindikasi melakukan penyalahgunaan kredit.

Berdasarkan informasi yang diperoleh kru media ini, Fifgroup Tuban telah memenangkan 29 Gugatan Sederhana di Pengadilan Negeri Tuban dan juga telah melaporkan beberapa debitur bermasalah ke Polres Tuban terkait dugaan tindak pidana penipuan, dan pengelapan sebagaimana diatur dalam pasal 378 jo 372 Kuhp.

Rencananya, Kuasa Hukum Fifgrup Tuban akan gadeng Media Pro Rakyat untuk memanggil melalui media massa kepada debitur-debitur yang kesulitan melakukan kewajiban pembayaran.

"Pemanggilan debitur-debitur tersebut bertujuan untuk mencari solusi sekaligus menilai tingkat kooperatif mereka," ujar Parlin.

Parlin menegaskan, dengan upaya-upaya hukum ini, diharapkan debitur memahami hak dan kewajibannya. Debitur harus patuh hukum, artinya tidak boleh memindahtangankan kendaraan bermotornya selama memiliki jaminan fidusia.

 Editor : Minarto, SH