Dinas Kesehatan Surabaya Melarang Clariskin Beroperasional

Dinas Kesehatan Surabaya Melarang Clariskin Beroperasional

Pihak Clariskin saat menerima wartawan di depan Klinik Clariskin

Surabaya – Clariskin, salah satu klinik kecantikan di kawasan Mulyorejo, Kota Surabaya, dilarang beroperasional oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Alasannya, Klinik kecantikan tersebut belum memiliki izin lengkap dalam menjalankan operasionalnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Hariyanto mengatakan, pihak Dinkes Kota Surabaya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Clariskin usai mendapati laporan dari masyarakat. Saat inspeksi tersebut, didapati bahwa Clariskin tidak mengantongoi izin. Untuk itulah, pihak Dinkes Kota Surabaya mendesak agar Clariskin segera melengkapi perizinan sebelum melanjutkan operasionalnya. Diketahui,  Clariskin launching sekitar tahun 2019 lalu, dan hingga kini telah melayani sejumlah pasien.

“(Tim Dinkes Surabaya) sudah kesana, sudah diarahkan untuk segera mengurus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sidak pada Kamis (14/7/2022),” kata Hariyanto, Rabu (20/7/2022).

Hariyanto menyebutkan, beberapa izin yang belum dimiliki oleh Clariskin ialah Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Izin tersebut sebagai syarat administrasi untuk memperoleh izin operasional dari Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya.

Dinkes Surabaya pun melarang Clariskin menjalankan aktivitas pelayanan kepada para pelanggan selagi izin operasional belum diterbitkan.

“Kalau (beroperasi) ya ndak boleh, kalau belum ada izinnya ya ndak boleh. Kita sudah sampaikan buat pernyataan kemarin, tidak melakukan pelayanan pasien,” tegas dia.

Di pihak Clariskin, Dina Arlina selaku Manager Area Clariskin Surabaya mengatakan, bila pihaknya bukan tidak mau mengurus perizinan, melainkan karena ada kendala sehingga proses untuk memperoleh legalitas klinik jadi terhenti.

“Saat ini saya sedang menunggu surat dari Dinkes (Surabaya) untuk keputusan sidak kemarin,” tulisnya melalui pesan percakapan. (did)