Abaikan Somasi, Akhirnya Pesulap Merah Dipidanakan

Abaikan Somasi, Akhirnya Pesulap Merah Dipidanakan

“Terungkap Pula Bukan Hanya Hina Profesi Dukun, Pendekar Silatpun Diremehkan”

Reporter : Sueb, SE

Pemilik cannel ”You Tuber Marchel Radhival” atau dunia maya lebih mengenal Pesulap merah akhirnya dilaporkan telah melakukan dugaan tindak pindana tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik Ayat (3) Pasal 27 Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Laporan dugaan tindak pidana ini disampikan Teguh Puji Wahono, SH warga Kalilom Lor Timur VI/21 RT/RW.018/010 Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran atau lebih dikenal dengan sebutan jubah hitam. Laporan tersebut diterima oleh Panit Unit I Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim  Ipda Niken Chrisma Lahardi, SE, Senin (27/06/2022).

Pelusuran kru media ini pada cannel ,”You Tuber Marchel Radhival” terungkap, Pesulap merah bukan hanya menghina profesi dukun, namun juga meremehkan pesilat cantik Tanah Air Chintya Candranaya. Chintya Candranaya merupakan pesilat wanita dari perguruan Jigh AD Harimau Utara asal Lampung. Tidak hanya cantik, wanita berusia 24 tahun itu juga memilki kemampuan silat yang mumpuni. Dalam aksinya pendekar cantik ini mampu menendang tabung gas 12kg, meninju dan menendang beton yang sangat kuat, hingga aksi-aksi lain yang terbilang ekstrem dapat ia lakukan hanya dengan menggunakan tangan kosong.

Beberapa waktu lalu, wanita yang kerap disapa Naya itu dibuat murka usai video yang diunggah oleh Pesulap Merah di akun YouTubenya.

Di dalam cannel Marcel Radhival atau disebut juga Pesulap merah yang memiliki nama asli Haris Setianto warga Jl. Pondok Bendah Indah Blok R No.07 RT/RW. 008/015 Pamulangan”melecehkan” seni bela diri pencak silat dengan mengatakan bahwa besi yang digunakan dalam pertunjukan pencak silat adalah besi yang mudah patah dan mudah dilakukan oleh siapapun.

Kemudian terlihat, Naya yang memang bergelut di belantika pencak silat tak segan-segan membuat video di akun youtubenya untuk menyanggah komentar pedas dari Pesulap Merah. Naya membuktikan hal-hal yang salah kaprah dari apa yang dikomentari oleh Pesulap Merah.

“Dalam pencak silat, ada tingkatan yang lebih tinggi, lebih tinggi, dan lebih tinggi lagi. Jadi, tingkat ketebalan besi itupun akan semakin tinggi, tingkat kesulitannya pun akan semakin naik.” Kata Naya seperti dikutip dari indosport.com.

Menurut Parlindungan Sitorus, SH.MH selaku kuasa hukum Jubah hitam menerangkan barang siapa melakukan kejahatan menista atau menista dengan tulisan, dalam hal ia diizinkan untuk membuktikan tuduhannya itu, jika ia tiada dapat membuktikan dan jika tuduhan itu dilakukannya sedang diketahuinya tidak benar, dihukum karena salah menfitnah, sebagaimana diatur dalam pasal 311 KUHP.

Parlin sapaan akrab Parlindungan Sitorus, SH.MH menyampaikan, kliennya telah diperiksa sebagai saksi pelapor. “Proses hukum telah berlangsung, kita tungu saja pekembangannya, “ungkap Parlin. Dia menambahkan, para pengiat dunia goib atau paranormal mendesak akan akan turun kejalan, melakukan aksi demo. “Tapi saya tahan, saya bilang tunggu proses hukum aja”, tambahnya.

Untuk diketahui, dalam cannel You Tuber Marchel Radhival kerap merendahkan dan menghina profesi paranormal atau dukun. Sehingga sejumlah paranormal pengiat dunia ghoib ini resah. Haris Setianto dalam kontennya kerap menyebut : “dukun itu sok tau tentang hal goib, biso ne isi khodam, bisa apa ilmu anti bacok. Jadi dukun sekarang itu orang-orang sok tau tentang hal-hal goib. Maka saya bilang, dukun itu cuman ada dua, kalau nggak penipuan ya cabul. Kalau ada yang nggak terima pembuktian sini”.

Editor : Efianto, SH