Ada Nama Heru di Lingkaran Pelaku Tambang di Desa Mantup, Disebut dari PPP

Ada Nama Heru di Lingkaran Pelaku Tambang di Desa Mantup, Disebut dari PPP

Penolakan terhadap tambang di Desa Mantup

Lamongan - Tim Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jawa Timur, terus melakukan kajian dan pendalaman data tentang penambangan diduga tanpa izin lengkap di Desa Mantup, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan. Temuan terbaru, muncul nama Heru yang disebut sebagai politisi PPP.

"Heru merupakan salah satu pengelola tambang material jenis limestone atau pedel di Desa Mntup, yang lokasinya berdekatan dengan Polsek Mantup. Dia disebut politisi PPP. Ini jadi bahan tambahan kami dalam mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket)," ujar Kusno, aktivis DPW LIRA Jatim.

Kusno mengatakan, beberapa data telah terkumpul, baik pemilik lahan, nama-nama yang terlibat, dan penadah material tambang. Setelah itu, pihaknya akan menyerahkan sebagai bukti tambahan ke Polres Lamongan, mengingat hal itu sudah dilakukan penyelidikan oleh Polres Lamongan.

"Beberapa saksi sudah dimintai keterangan oleh Polres Lamongan. Tapi, sampai sekarang, Polres Lamongan belum ada tindakan dengan menghentikan aktivitas tambang di Desa Mantup. Kata pelaksana lapangan, itu berizin. Tapi setelah kami cek, tidak muncul izinnya," kata Kusno.

Untuk itu, Kusno menegaskan bahwa pihaknya akan menggelar aksi demo, yang melibatkan beberapa aktivis tambang. Sebagian warga lokal juga siap turun.

"Sebagian warga Desa Mantup diam terhadap adanya aktivitas tambang diduga ilegal di wilayahnya, karena mereka sudah dapat kompensasi. Kompensiasi itu tidak dibiarkan jika tambangnya tanpa izin" tegas Kusno. (rif)