Banyak Masyarakat Probolinggo Dapat Manfaat dari Pematangan Lahan BMN Milik TNI AL di Gunung Bentar

Banyak Masyarakat Probolinggo Dapat Manfaat dari Pematangan Lahan BMN Milik TNI AL di Gunung Bentar

Tampak pematangan lahan milik TNI AL di Gunungan Bentar, Kab. Probolinggo

Prorakyat.co - Banyak masyarakat Probolinggo menyambut baik kegiatan pengerjaan tanah untuk pematangan lahan di Gunung Bentar, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur.

Sambutan baik terkait pengerjaan tanah tersebut juga disampaikan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Ormas beserta tokoh masyarakat khususnya di Kabupaten Probolinggo.

Alasan mereka, bahwa material sisa hasil pematangan diijinkan oleh TNI AL agar bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai urugan. Seperti yang disampaikan Bupati LIRA Kota Probolinggo, H Safri Agung ST dan juga Tim Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPRNI) Kota Probolinggo, Drs Sugeng Arijanto.

Dari hasil survei yang dilakukan kedua lembaga tersebut, bahwa kebutuhan urugan di Probolinggo masih banyak. Dengan diberikannya tanah urugan dari lahan TNI AL tersebut disambut baik oleh masyarakat Probolinggo.

"Kami berharap kepada TNI AL agar tetap terus memberikan tanah urugan hasil cut and fill pematangan kepada masyarakat Probolinggo. Karena manfaat yang didapat sebagian besar masyarakat, maka kami akan mengajukan permohonan kepada Pemerintah Daerah beserta Muspida setempat untuk mendukung kegiatan pematangan tersebut," ujar Agung.

Sugeng Arijanto selaku Ketua LPPRNI Kota Probolinggo juga menyambut baik adanya pematangan lahan di Gunung Bentar milik TNI AL. Menurutnya, pihaknya mendapat masukan dari masyarakat akan manfaat yang didapat dari pematangan tanah di Gunung Bentar.

Sama dengan LIRA Kota Probolinggo, Sugeng Arijanto juga akan mengajukan permohonan kepada Presiden RI (Bapak Joko Widodo) agar memerintahkan kepada Panglima TNI supaya pemanfaatan BMN Aset TNI AL di Gunung Bentar bisa dimanfaatkan secara maksimal sehingga bisa mendukung perekonomian masyarakat.

"Dan mampu meningkatkan Pembangunan Daerah di Kabupaten Probolinggo," ujar Sugeng Arijanto. Sependapat dengan LIRA dan LPPRNI, ormas Generasi Muda Peduli Aspirasi Masyarakat (GEMPAR) juga menyatakan sisi positif adanya pematangan tanah di lahan TNI AL terhadap warga Probolinggo.

"Aspirasi yang kami dapat di lapangan, masyarakat sangat terbantu karena mereka mendapat tanah urug dari lahan tersebut. Asas manfaat itulah yang harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, serta Panglima TNI," ujar Vladimir Rico Setiawan, Sekjen DPP Ormas GEMPAR.

Hal yang sama diungkapkan Sueb selaku Sekjen Ormas Komunitas Rakyat Anti Korupsi (KORAK). Ditegaskan Sueb, pihaknya mendukung adanya pematangan tanah di Gunung Bentar, Kabupaten Probolinggo. Dukungan Sueb tersebut cukup beralasan. 

Sebab, dari laporan anggotanya di lapangan, didapat bahwa banyak warga yang merasakan manfaat urugan dari pematangan tanah milik TNI AL di Gunung Bentar.

"Masyarakat sangat mendukung adanya pematangan tanah di lahan TNI AL tersebut. Maka, kami sebagai unsur lembaga yang hadir dari masyarakat, mendukung kegiatan itu selama tidak merugikan masyarakat," kata Sueb. (did)