Polrestabes Surabaya Mengakui Tangkap Seorang Pengusaha Properti Syariah

Polrestabes Surabaya Mengakui Tangkap Seorang Pengusaha Properti Syariah

DH, Dirut PT ITG

Prorakyat.co - Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya membenarkan jika seorang pengusaha properti syariah bernisial DH ditangkap. DH diketahui menjabat Direktur Utama PT ITG, yaitu perusahaan yang bergerak sebagai developer properti.

Penangkapan dilakukan Satgas Anti Mafia Tanah Jogo Suroboyo (Samata Joyo) Polrestabes Surabaya setelah DH ditetapkan sebagai tersangka pada Maret 2021.

Kanit Harda Sat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKP Giadi Nugraha membenarkan penangkapan DH.

"Dirut PT ITG berinsial DH itu sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan kami amankan," ujar AKP Giadi.

Dijelaskan Giadi, perusahaan tersebut dalam praktiknya menawarkan properti abal-abal dengan brand Smartkos di wilayah Mulyosari dan Mulyorejo, Surabaya.

PT ITG, lanjut Giadi, dalam brosurnya menawarkan harga Smartkos senilai Rp 1,2 miliar. Banyak orang tertarik, karena lokasi dekat kampus ternama di Surabaya, yakni di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

"Perusahaan ini menawarkan brosur dengan harga unit Rp 1,2 miliar. Beberapa orang tertarik karena letak tanah yang hendak dibangun itu dekat kampus ITS Surabaya," papar alumni Akpol Tahun 2012 ini.

Giadi menjelaskan, Smartkos dianggap konsep investasi properti model baru. Namun oleh tersangka DH, tak merealisasikan pembangunan. Padahal sejumlah investor sudah menyetorkan uangnya

"Kasus ini masih kami dalami dan kembangkan," tandas dia. (ins)